Pages

Jumat, 14 Oktober 2011

Semangatku dari DIA

Mengeluh tidak akan menjadikan keadaan lebih baik, ia menciptakan rasa tidak suka pada sesuatu,marah yang menghabiskan energi,
benci yg menyebabkan fisik fisiologis tubuh kita terasa sakit, selanjutnya dapat berubah menjadi dendam yang akan menjerumuskan kita pada kesalahan fatal.
Proses ini menjalar tanpa kita sadari, setitik keluhan adalah umpan energi negatif yang dapat menjerumuskan kita pada Kesalahan-Fatal.
Jika kita terus mengeluh akan semakin banyak masalah yang kita rasakan karena fikiran kita akan melihat hanya dari sudut pandang negatif.

Bersyukur akan membangkitkan energi positif, bersyukurlah setiap saat. Bersyukur atas pekerjaan kita (maaf yang masih menganggur sabar ya...hehehe..),
teman disekitar kita (kalau ada temanmu yg nyebelin pengaruhi dia agar menjadi teman yang menyenangkan, hee....),
apapun keadaankesehatan kita, keluarga, sekitar kita, segalanya dapat kita syukuri.
Bersyukurlah, karenanya kita akan melihat segala sesuatu yang selama ini tertutup dari kehidupan kita.
Semakin banyak kita bersyukur atas apa yang kita miliki, semakin banyak yang akan kita miliki untuk disyukuri.

Prasangka Buruk
Kita berfikir kemungkinan buruk, maka ekspresi wajah, tatapan mata, gerak tubuh, sikap juga tampak buruk, bahkan tubuh kita terasa sakit, menyakitkan.
Takut, cemas, pikiran kalut penuh ketidak pastian, menyebabkan kelenjar hypofisa dibawah otak besar mengeluarkan hormon ke peredaran darah,
pembuluh darah akan menciut, otot mengejang, tampak jelas pada wajah dan mata, ekspresi jadi menakutkan.
Denyut peristaltik usus meningkat jadi diare, nafas pendek dan cepat menjadi sesak nafas atau batuk, denyut jantung lemah dengan frekwensi cepat,
seluruh tubuh terganggu, keseluruhan tubuh merasa sakit.
Pikiran dan keadaan tubuh yang memburuk akan direspon secara otomatis oleh sekitar kita, oleh mahluk hidup apapun dan benda-benda, terutama oleh manusia.
Disadari atau tidak, ingin atau tidak ingin, tidak ada yang bisa menghindar. Hukum ini otomatis, hukum alam, tidak bisa disembunyikan, tidak bisa berpura-pura.
Hukum aksi reaksi. Prasangka buruk adalah aksi yang akan menimbulkan rantai reaksi buruk, ia mengundang, mendatangkan membangkitkan dan menciptakan keadaan yang lebih buruk.


Prasangka baik
Mulailah dengan Niat baik - harapan baik - prasangka baik, proses menjadi pikiran baik. Berfikir positip, positip thinking.
Ia akan direspon baik oleh tubuh kita bahkan oleh sekitar kita. Kita tampak sehat, terasa sehat, bersemangat, bereaksi baik, benar dan cerdas.
Secara fisika quantum keadaan ini akan, menjalar dan beresonansi kepada sekitarnya, Ekspresi kita berenergi, percaya diri, kata orang kita cantik atau bercahaya hee.... mau donk.
Keadaan fisik tubuh dan gelombang pikiran ini mengundang, mendatangkan, membangkitkan reaksi yang baik pada pada orang lain terutama orang yang mendekatkan diri secara emosional, orang yang menyayangi kita.
Alam sekitar kita bereaksi baik, tumbuhan yang kita sentuh tumbuh subur, ternak yang kita pelihara produktif, pekerjaan yang kita lakukan menjadi karya, begitulah seorang menghasilkan maha karya...
Hukum ini menjadi dasar semua buku motivasi. Rich dad Poor dad, The secret, ESQ, Quantum ikhlas, sufisme, semuanya cuma mengurai hukum alam satu ini dengan perbendaharaan kata,referensi dan gaya penuturan saja yang berbeda. hihihi... klaim ini....


"Niat baik, difikirkan dengan baik, dibicarakan baik-baik, dilakukan sebaik-baiknya... insya Allah berhasil baik.
Sttt.... jangan bilang siapa-siapa ya... ni rahasia.
Senyum donk sayang ....:-) :) :) :) he he.....
Senyum donk....:-) :) hmmm...Makasih :) "

0 komentar:

 
Copyright 2010 ✫ ♥ Ant GenduT ♥ ✫. Powered by Blogger
Blogger Templates created by DeluxeTemplates.net
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase